Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK membantu Kejaksaan Agung memeriksa 2 tersangka korupsi Danareksa Sekuritas

In: Nasional

Wartawan Tribunnews.com memberitakan Ilham Rian Pratama-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu penyidik ​​Kejaksaan Agung memeriksa dua kasus korupsi yang diduga menyediakan fasilitas pembiayaan PT. Tersangka di. Danareksa Sekuritas menjadi PT Evio Sekuritas dan PT Aditya Tirta Renata hingga 2014-2015.

Kedua tersangka tersebut adalah Marciano Hersondrie Herman, mantan CEO PT Danareksa Sekuritas, dan Erizal bin Sanidjar Ludin, mantan Direktur Bisnis Keuangan PT Danareksa Sekuritas. — Baca: Komisioner Peninjau Kejaksaan Agung PT Aditya Tirta Renata Terkait Kasus TPPU Danareksa Sekuritas – Seperti yang kita ketahui bersama, penahanan dua orang di antara mereka dilimpahkan Kejaksaan Agung ke Pusat Rutan KPK (Rutan).

“Hari ini di Gedung Merah Putih, KPK menyediakan pos pemeriksaan untuk tim KPK. Penyidikan khusus dilakukan terhadap Kejaksaan Agung. RI,” kata Juru Bicara Pemberantasan Korupsi KPK, Ali Fikri, dalam sepekannya. Satu pidato (7/9/2020).

Baca: Jaksa Agung mewawancarai 3 orang saksi tentang Kasu TPPU Danareksa Sekuritas

Ali mengatakan, lembaga audit adalah bentuk dukungan dan koordinasi antar aparat penegak hukum. — Kejaksaan Agung memberikan fasilitas pembiayaan dari PT Danareksa Sekuritas kepada PT Evio Sekuritas dan PT Aditya Tirta Renata selama 2014-2015, serta menetapkan empat tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi.

Baca: Kejaksaan Agung mengidentifikasi tersangka kasus korupsi PT Danareksa Sekuritas-keempat tersangka adalah Rennier AR Latief yang menjabat sebagai komisaris PT Aditya Tirta Renata dan pemilik modal PT Evio Sekuritas, Marciano Hersondrie Herman menjabat sebagai mantan CEO PT Danareksa Sekuritas. Selanjutnya, Zakie Mubar ak Yos menjabat sebagai direktur PT Aditya Tirta Renata, dan Erizal bin Sanidjar Ludin menjabat sebagai mantan direktur bisnis keuangan PT Danareksa Sekuritas.

Setelah Rennier dan Zakie Mubarak diangkat sebagai tersangka kriminal, mereka kemudian ditahan di Pusat Penahanan Salamba di Kantor Kejaksaan Agung. Bersamaan dengan itu, Marciano dan Erizal ditahan di Rutan Cipinang cabang KPK.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top