Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Djokovy mengimbau agar pidatonya tentang kemerdekaan Palestina direalisasikan, seperti pidato tahun 1960 oleh Fongno

In: Nasional

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Belum lama berselang, di Sidang Umum PBB, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan pidato pada debat umum Sidang Umum PBB ke-75.

Selama periode ini, Presiden Yokowi menyinggung beberapa hal penting. Masalah saat ini yang dihadapi dunia. Hal ini mengharuskan semua negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah-masalah ini bersama-sama. — Sehubungan dengan hal tersebut, Imanuel Cahyadi, Ketua Panitia Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, menyatakan kepuasannya, karena sesuai dengan “Jiwa Pancasra”, pidato Presiden Yukowi mendapat perhatian khusus. Dukungan Indonesia untuk Palestina.

Namun, menurut Imanuel, deklarasi ini harus segera dilaksanakan. – “Selama Konferensi Asia Afrika yang diadakan di Bandung melalui diplomasi yang dipimpin oleh Ali Sastroamidjojo di Indonesia, Palestina termasuk salah satunya. 29 negara yang berpartisipasi tetapi belum merdeka,” Irak Manuel kepada Tribunnews.com (10/2/2020). -Untuk itu, Indonesia harus memperjuangkan dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina dan hak untuk memperoleh negara merdeka secara koheren, karena hal ini sejalan dengan semangat sila kedua Pancasila, yaitu keadilan dan kemanusiaan yang beradab dan lainnya. Ia menambahkan: “Penjajahan di dunia harus segera dihapuskan. Ini Pembukaan UUD 1945.

Baca: Pidato Presiden Jokovy di Sidang Umum PBB: Vaksin Covid melawan Kemerdekaan Palestina -19 Irak Manuel mengenang, non-kemerdekaan yang terjadi di Palestina selama ini merupakan bentuk penindasan lain.

Menurutnya, Indonesia wajib memajukan kemerdekaan Palestina, ini merupakan presiden Indonesia pertama dari Sidang Umum PBB ke-15. Dipicu oleh Soekarno. Tahun 1960, Sidang Umum PBB bertajuk “Building a New World”.

“Soekarno sempat membacakan pidato bertajuk” Building the World “di Sidang Umum PBB tahun 1960. Ia mengatakan: “Ini adalah hal baru” yang pada dasarnya memberikan ketertiban bagi masyarakat global tanpa penjajahan dan penindasan, itulah lima prinsip dasar Pancasila yang memandu kehidupan berbangsa dan kehidupan bangsa Indonesia. Saat ini, 60 tahun setelah membaca pidato tersebut, Palestina masih belum merasa merdeka. Ia melanjutkan, ini adalah tugas bersejarah yang harus kita jaga, agar tidak ada lagi orang yang menindas orang lain atau menindas manusia.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top