Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Demokrat: Tidak bijaksana membahas kenaikan gaji pimpinan KPK saat orang merasa sakit

In: Nasional

Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Didik Mukrianto, anggota Pansus III DPR, memperkirakan dalam pandemi Covid-19, hal ini kurang tepat jika pemerintah membahas peningkatan kepemimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gaji orang tersebut. – “Ketika negara dalam keadaan putus asa, ketika penduduk menderita, banyak orang mendapatkan pekerjaan, pendapatan dan bantuan sosial, bahkan kebutuhan pangan mereka terputus. Ini sepertinya tidak pantas dan sembrono. Pembahasannya adalah Kenaikan gaji tidak pantas, “kata Didik kepada Tribunnews.com di Jakarta, Rabu (10/9/2020).

Menurut Didik, negara saat ini tengah menghadapi pandemi virus Covid -19 yang tidak hanya berdampak pada kesehatan dan mengancam nyawa, namun Didik mengatakan penyidik ​​KPK juga sudah mulai melacak aset milik istri Nurhadi

guna mengatasinya. Dan untuk mencegah kerusakan di berbagai bidang, hal ini juga dapat membahayakan keterkaitan antara perekonomian dan sistem keuangan. Pemerintah telah mengambil langkah strategis khusus melalui beberapa kebijakan, antara lain Perppu No. 1/2020 yang diundangkan.

“Pemerintah harus meredistribusi anggaran dan menyesuaikan kembali fokus rencana dengan merevisi APBN untuk mengatasi kesulitan yang ada saat ini,” paparnya Didik.

Baca: KPK Periksa Nurhadi dan Rezky Herbiyono

Jadi jika pemerintah mengajukan usulan kenaikan gaji yang diajukan pimpinan KPK ke DPR, Didik berharap anggota dewan tidak membahas masalah tersebut. Kata Didik: “Untuk Saat Ini.” “Setidaknya-Setelah Pandemi Covid-19 berakhir, ekonomi bisa pulih dan tumbuh seperti semula,” – Baca: KPK Setor Rs 600 Crore, Mantan Pengacara Departemen Keuangan Publik Lucas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke jalurnya.

KPK melakukan pertemuan dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada 29 Mei 2020 untuk membahas hak finansial.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top