Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kinerja Menteri BUMN sudah tepat

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Jakarta Seno Tri Sulistiyono melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir diyakini telah menjalankan fungsi manajemennya dengan benar atau di jalur yang benar. Kewajiban untuk memperbaiki perusahaan publik.

“Menteri adalah asisten presiden, dan jika tidak berjalan dengan baik, bos pasti akan memarahinya. Bahkan, saya melihat mereka yang mempertanyakan kinerja Eric Tohill menyembunyikan agenda politik,” presiden gerakan pemuda Kata Yaqut Cholil Qoumas dalam pidatonya di Jakarta, Selasa (10 Juni 2020). -Gus Yaqut, panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan bahwa dirinya yakin pembenahan Erick ke BUMN sudah tepat.

Selain itu, Erick menjabat sebagai Direktur Jenderal Covid-19 dan Dewan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta Menteri BUMN juga berprestasi dengan baik.

Misalnya, Gus Yaqut mengatakan terkait pengobatan Covid-19, Erick berkomitmen memberikan vaksin dengan memperkuat perusahaan farmasi publik untuk mendukung infrastruktur kesehatan nasional.

“Saat menangani Covid-19, dia menjelaskan bahwa di usia 19 tahun, siapa pun yang tidak didukung infrastruktur sanitasi yang kokoh pasti akan mengalami kesulitan.

” Tapi Eric Erick Thohir tampak radikal saat mencari vaksin. Menurut saya menjaga kelemahan itu positif, lanjutnya, untuk hasil tentu butuh waktu dan kami tunggu.

Erick Thohir baru-baru ini melakukan perjalanan ke Korea (Korea Selatan) untuk mengeksplorasi masalah terkait vaksin. Selain itu, ia juga bekerja sama dengan perusahaan farmasi global lainnya seperti Genexine, CanSino, AstraZeneca, Pfizer, Johnson & Johnson, dan Novafax Jelajah.

Saat ini Biofarma dan Sinovac telah menjalin hubungan kerjasama. China, Kimia Farma dan G42 dari UEA. Pemerintah juga terus mendorong percepatan produksi vaksin dalam negeri yaitu vaksin merah putih.

Terkait dengan permasalahan ekonomi yang melanda dunia khususnya Indonesia akibat pandemi Covid-19 Gus Yaqut, menurutnya Erick Thohir tidak dapat sepenuhnya mendukung pemulihan ekonomi karena sangat erat kaitannya dengan banyak kalangan dan semua sektor. Terkait.

“Jika pemulihan ekonomi hanya berfokus pada Erick Thohir, menurut saya tidak adil. Dia berkata: “Karena pandemi, penilaian lintas sektoral diperlukan, dan kondisi ekonomi global perlu dikendalikan.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top