Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Membahas masalah lock-in, Mahmoud MD: Di Amerika Serikat, senjata memiliki senjata, yang kuat akan mendapatkan makanan

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Urusan Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan bahwa insiden teroris telah terjadi di banyak negara karena kebijakan blokade.

Kita tahu bahwa negara-negara tertentu telah mengadopsi kebijakan mengunci untuk mengurangi penyebaran virus korona. Menurut Mahfud MD, tidak tepat untuk menerapkan kebijakan penguncian terhadap virus Corona di Indonesia.

Dengan bantuan talk show YouTube tvOne pada hari Sabtu (8 Maret 2020), Mahfud MD awalnya mengungkapkan kekuatan masing-masing daerah untuk merumuskan kebijakan untuk mengelola virus korona. Mahfud berkata: “Sekarang, daerah telah mengambil langkah mereka sendiri. Ya, menurut otoritas mereka, gubernur sekarang adalah kepala Satuan Tugas Respon Corona.” “Semua pemimpin daerah adalah tanggung jawab mereka.” – — Bahkan jika diizinkan, setiap manajer daerah perlu mendapatkan izin pemerintah pusat untuk membatalkan penyitaan agunan. Karena itu, Mahfud MD menyatakan bahwa tidak semua wilayah wajib dikunci. Meskipun jumlah korban virus korona meningkat.

— – “Hanya jika karantina di daerah tersebut memenuhi persyaratan hukum, dapatkah itu disetujui oleh pemerintah pusat,” kata Mahfud.

“Ini adalah ketentuan Pasal 60 undang-undang. 2018.”

Namun, menurutnya, banyak daerah telah mulai secara aktif mencegah penyebaran virus Corona.

Baca lebih lanjut >>>

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top