Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Petugas Kepolisian Resor Jakarta Pusat melakukan tes urine berikut hasilnya

In: Nasional

Reporter Tribunnews.com Jakarta Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) melaporkan bahwa polisi di kawasan metro pusat Jakarta menanggapi pernyataan Kapolri Idham Aziz. Dia meminta jajarannya untuk menerima dan Tes urine terkait obat. Mereka juga melakukan pemeriksaan kesehatan pada banyak anggota. Kebanyakan dari mereka berasal dari unit investigasi narkoba. -Heru mengatakan pemeriksaan dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Semua orang ini menunjukkan hasil negatif untuk obat tersebut.

Baca: Meski Hasil Tes Urine Negatif, Ridho Illahi Tetap Tersangka dan terancam hukuman 20 tahun penjara- “Kami lakukan tes urine pada anggota badan. Hasilnya tidak bagus untuk obat,” kata Helu Kepada wartawan pada Minggu (7 Mei 2020). Helu menegaskan, pihaknya juga mendukung penuh pernyataan Kapolri agar petugas polisi yang diduga narkoba harus dijatuhi hukuman. Menurutnya, jika ada anggota partai yang menggunakan barang ilegal, pihaknya tidak akan memberikan toleransi. -Jika kami menemukan bahwa seseorang menggunakan atau menggoda penjahat, pertama-tama kami akan memeriksa apakah itu anggota yang menggunakannya atau pemeran yang berpartisipasi. Jika ditemukan, pasti akan kembali. Dia menyimpulkan. Menurut dia, hukuman tertinggi yang harus dijatuhkan adalah hukuman mati.

Baca: Untuk Pemberantasan Korupsi Narkoba, Menteri Yasona Bertemu dengan Delegasi Serbia

“Kalau Polisi Sendiri Dikenai Sanksi Narkoba, Idham Aziz Akan Dilaksanakan Kamis (07/02) 2020) Polda Metro Jaya di Jakarta Selatan mengatakan: “Tolong tahu hukumnya. “Apakah salah satu aparat kepolisian mengkhawatirkan peredaran narkoba di Indonesia. Atas dasar itu, biasanya sulit memperoleh bukti memperoleh narkoba dari pengedar.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top