Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pakar hukum: Jaksa hanya memiliki kewenangan untuk mengajukan banding dan mencabut putusan asli

In: Nasional

Liputan Tribunnews.com Glery Lazuardi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pakar hukum pidana Universitas Al-Azhar, Suparji Ahmad, mengatakan jaksa memiliki kesempatan untuk membuktikan kasus tersebut dari tingkat pertama hingga kasasi. kasus. — Menurutnya, Jaksa Agung harus berusaha semaksimal mungkin untuk membuktikan hal tersebut. Selama periode ini, terpidana atau ahli waris berhak mengajukan peninjauan kembali. 7/2020) .

Baca: Jaksa Agung Verifikasikan Foto Penuntut Virus dengan Djoko Tjandra

Selama ini, dia mengatakan JPU sudah berusaha mengajukan PK. Seperti kasus Muchtar Pakpahan, Pollycarpus Budihari Priyanto dan Syahril Sabirin. Namun, menurutnya, upaya KP itu hanya yurisprudensi. Karena tidak diatur dalam Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP).

Bacaan: Pengacara Meragukan Rekam Medis Djoko Tjandra

Pasal 263 ayat 1 KUHAP mengatur: memperoleh efek hukum tetap, kecuali putusan tidak bersalah atau tidak bersalah atas semua dakwaan Jika tidak, terpidana atau ahli warisnya dapat mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung untuk dipertimbangkan kembali. Dugaan mutasi bank korup cessie Bali Djoko Tjandra (Djoko Tjandra). -Jaksa telah mengajukan permohonan uji materi perkara hukum terhadap Djoko Tjandra. 12 PK / Sid / Sus / 2009 tanggal, (11/6/2009).

Dalam putusan PK, Djoko Tjandra divonis 2 tahun penjara. Keputusan ini berbeda dengan keputusan Hakim Mahkamah Agung Joe yang mengesampingkan hukuman aslinya. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terdakwa Djoko Tjandra sudah dibebaskan dari semua proses hukum. Ia menambahkan: “Prosedur hukum harus fokus pada standar, bukan hanya pengalaman.” “Prosedur hukum harus memperhatikan konsep dan standar hukum. Bukan eksperimen hukum, karena Indonesia adalah negara yang menyetujui hukum perdata.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top