Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kejaksaan menangkap buronan ke-80, mantan pensiunan dokter dari Kementerian Kesehatan

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kamis (2020/9/24) Kemarin, tim dari Kejaksaan Tinggi (DKI) Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dan Kejaksaan Agung RI berhasil dibentuk untuk memastikan dan menangkap Buronan. Tindakan yang dilakukan atas nama Drg. Rumah Maya Laksmini di Jalan Pulo Indah Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Buronan 55 tahun dari Kejaksaan tinggal di Tebet Timur Dalam III / 22 Rt.06 Rw.03 Tebet Timur Jakarta Selatan ya Pensiunan pejabat Kementerian Kesehatan. — Hari Setiyono, Direktur Kejaksaan Agung Pusat Informasi Hukum, mengatakan Drg divonis bersalah. Maya Laksmini (Maya Laksmini) sebelumnya menerima suap karena dicurigai melakukan perjalanan ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Tahun Anggaran 2006) atas tugas dinas palsu.

Baca: Jaksa Agung: Tangkap 10 Buronan Setiap Bulan.Menurut Hari, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dinyatakan bersalah.Pidana itu masih di Mahkamah Agung hingga Mahkamah Agung Indonesia Pengadilan memutuskan putusan bersalah nomor: 918 K / Pid.Sus / 30 Juli 2014. “Sesuai putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap dan jaksa di wilayah selatan Jakarta dapat segera melaksanakan putusan tersebut. Kata Harry. Maya Laksmini (dengan status narapidana perkotaan) dipanggil dengan benar, yang bersangkutan tidak pernah menyelesaikan panggilan, dan dikirim ke kediamannya setelah dinyatakan bersalah. Alamatnya tidak lagi di alamat ini. Oleh karena itu, dia dimasukkan. Cari Personnel List (DPO) dan dinyatakan buron. -Menurut Hari, setelah sekitar 5 tahun kabur, Kejaksaan RI mulai mengusut keberadaan pelaku kriminal Drg. Maya Laksmini di Jakarta dikonfirmasi, Kehadiran kejaksaan tinggi DKI di Jakarta dan tim Jaksa Tabur Jakarta Selatan ditangkap tanpa ada keberatan pada pukul 13.20 pada Kamis (24/9/2020). WIB langsung dieksekusi oleh Jaksa Agung. Harry mengatakan: ” Pelaku ditempatkan di Lapas Kelas IIA di Pangdom Bambu di Jakarta Timur. ”Dijelaskan bahwa tim Tabor dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta berhasil menangkap buronan tersebut. Buronan ke-80 Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tahun 2020 itu dibuat oleh Indonesia. Tim seedling Kejaksaan berhasil membela. Tersangka pidana dari berbagai daerah, termasuk terdakwa dan terpidana kejahatan.

Rencana “Tabur” 32.1 digagas oleh Departemen Intelijen Kejaksaan RI dengan tujuan Bagi para pelaku kriminal yang tergabung dalam Daftar Pencarian Orang Jaksa Penuntut (DPO) untuk memburu buronan, atau melalui aparat penegak hukum lainnya di daerah lain di Indonesia, melalui program ini kami mengirimkan pesan kepada para pelaku kejahatan bahwa tidak ada tempat yang aman.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top