Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan karakteristik pembelajaran bermakna selama pandemi

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau para guru untuk menerapkan pembelajaran yang bermakna bagi siswa di tengah pandemi Covid-19.

Iwan Syahril, Direktur Utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan pembelajaran bermakna memiliki dua ciri. – “Pembelajaran bermakna ini memiliki banyak lingkungan, atau kita bisa melihat sesuatu dari maknanya. Berarti bagi siswa berarti dilaksanakan dalam konteks siswa yang ada,” kata Iwan, Selasa (20/8). / 25) Mengatakan dalam percakapan di radio Sonora FM.

Membaca: Menteri Koordinasi Penyakit Mulut dan Kuku: Manfaat pembelajaran jarak jauh dan banyak kerugian selama pandemi Covid-19

Iwan mengatakan bahwa karakteristik pembelajaran yang bermakna mungkin terkait dengan pandemi saat ini. Hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Saat ini, ”kata Ivan.” Ia mencontohkan seorang guru matematika sedang belajar dalam kegiatan memasak di rumah. Siswa dapat belajar menghitung satuan berat, kemudian membaginya atau menghitungnya melalui resep masakan.

Fitur pembelajaran penting kedua adalah untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa. Pembelajaran tersebut didasarkan pada minat siswa.

“Jadi, makna ini memiliki banyak aspek, tetapi artinya adalah penyemangat. Inilah kunci untuk semakin mendorong rasa ingin tahu untuk belajar,” kata Iwan.

“Oleh karena itu, jika saya menemukan bahwa belajar adalah keingintahuan yang fatal bagi saya, itu tidak ada artinya. Jika masuk akal, itu akan merangsang keingintahuan orang untuk belajar lebih banyak.” -Iwan menambahkan. Resolusi No. 719/2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Pedoman Pelaksanaan Mata Kuliah Sektor Pendidikan Dalam Kondisi Khusus. Pandemi COVID-19.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top