Loading the content... Loading depends on your connection speed!

ICW mengkritik Ketua KPK Firli Bahuri karena melewatkan konferensi pers penangkapan Nurhadi

In: Nasional

Laporan wartawan Tribunnews.com Ilham Rian Pratama-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Indonesian Integrity Watch (ICW) mengkritik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, yang ditangkap dalam jumpa pers karena menangkap organisasi tersebut. Mangkir dari mantan sekretaris MA Nurhadi (Nurhadi) dan anak perempuan Rezky Herbiyono (Rezky Herbiyono).

Menurut International Labour Watch, mengingat KPK sangat serius menangani KPK, keberadaan Firli Bahuri dinilai sangat penting. Kasus mafia peradilan ini. “Kabar penangkapan Nurhadi terbuka untuk umum,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Rabu (6/6/2020).

Pada jumpa pers yang digelar Selasa (2/6/2020), pimpinan KPK yang hadir dalam acara tersebut adalah Nurul Ghufron.

Nurul mendampingi Karyoto, Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Plt Juru Bicara Ali Fikri.

Kurnia gkan Firli yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KPK.

Ia mengatakan, sebelumnya Firli Bahuri, ketua KPK biasanya menghadiri konferensi pers, dan konferensi pers bersentuhan langsung dengan elite kekuasaan. Ia mengatakan masih banyak pelaku korupsi yang buron. -Kurnia mencontohkan penetapan tersangka Setya Novanto untuk menjabat sebagai Ketua DPR RI pada Juli 2017, disusul Agus Rahardjo selaku Ketua KPK. — Bacaan: Warga: Tamu dengan mobil mewah sering mengunjungi tempat persembunyian Nurhadi

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top