Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dalam kasus Bakamla, KPK memeriksa dua pegawai Indonesia Rohde dan Schwarz

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan kasus korupsi selama proses review anggaran dan persetujuan Badan Keselamatan Laut (Bakamla). Proyek tersebut bertujuan untuk menyediakan pengawasan satelit dan operasi tak berawak dalam APBNP 2016. mesin. Dalam penyidikan kasus ini, tim penyidik ​​berencana memeriksa Taufik Kurakhman dan Renno Haryo Wiweko, dua karyawan PT Rohde dan Schwarz Indonesia di Indonesia.

Keduanya akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka PT Merial Esa. — “Tersangka sementara PT ME sedang dalam pemeriksaan,” kata juru bicara KPK sementara Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (28/7/2020): Baca: BPK dan BPKP telah bekerja sama untuk memperbaiki disclaimer laporan keuangan Bakamla selama 4 tahun berturut-turut

Tinjau dua karyawan PT Rohde Indonesia, dia akan dihubungkan dengan Erwin Sya’af Arief, direktur pelaksana PT Rohde dan Schwarz Indonesia, dan dia dinyatakan bersalah. -Erwin Sya’af yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Merial Esa divonis 2 tahun 6 bulan penjara karena divonis bersama pimpinan PT Merial Esa. Fahmi Darmawansyah menyuap mantan anggota Panitia I DPR Partai Golkar Fayakhun Andriadi soal Bakamla Anggaran tambahan untuk akuisisi satelit pengintai dan proyek drone dalam APBN-P tahun 2016. Karyawan PT Rohde, tim survei juga berencana memeriksa mantan karyawan PT Merial Esa Slamet Tripono. -Seperti diketahui, KPK telah menetapkan PT Merial Esa sebagai tersangka kasus korupsi sebagai bagian dari pembahasan dan persetujuan proyek dalam anggaran Badan Keamanan Laut (Bakamla), dengan tujuan memperoleh satelit pengintai dan drone di proyek tersebut. APBNP 2016 .

Dalam hal ini, PT Merial Esa diduga memberikan sesuatu kepada pemimpin negara tentang proses review dan persetujuan atau komitmen bersama untuk merevisi anggaran APBNP 2016 Bakamla.

Komisaris PT Merial Esa, Erwin Sya’af Arief, semestinya tetap berhubungan dengan Fayakhun Andriadi, anggota Panitia IDPR RI dari Fraksi Golkar. Proyek satelit pengintai (satmon) Bakamla dalam APBN-P 2016.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top