Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pemuda Pancasila mengingatkan Jokowi untuk mewaspadai bisikan RUU HIP

In: Nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Chaerul Umam-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Hanya dengan mengganti judulnya dalam UU PIP, isu bahwa UU Ideologi Pancasila atau UU HIP akan tetap diusung DPR sudah tersingkirkan. Ormas Pemuda Pancasila .

Arief Rahman dari Sekjen MPN Pemuda Pancasila (PP) mengingatkan Presiden Joko Widodo agar hati-hati menyaring semua sumbangan terkait UU HIP. Usulan ini jelas ditolak banyak kalangan di masyarakat. — Baca: Wasekjen MUI Minta DPR Segera Cabut UU HIP dari Prolegnas-Ia membagikan informasi ini dalam webinar “UU HIP: Penguatan atau Lemah Pancasila” yang diselenggarakan oleh Himpunan Manusia (HSI), Sabtu ( 7 / Arief menyatakan: “PP menolak semua isi RUU HIP. Pancasila adalah keputusan final. Tidak perlu memperdebatkan dengan RUU HIP atau PIP.” (11/2020). Mengingat masyarakat telah ditolak secara luas, tidak perlu mendengarkan mereka. Saya cuma mau bisik-bisik soal pemekaran. ”Ucap Arief.

Bukan hanya mantan Ketua KNPI DKI Jakarta itu juga mempertanyakan simpati dan kasih sayang DPR, terutama para produsen faktual yang ngotot dengan UU HIP. -19?

“ Ini RUU itu digagas oleh DPP. Kenapa harus lahir saat pandemi Covid-19? RMR harus peka dengan keadaan kita saat ini. Kalaupun nama RUU itu harus disosialisasikan, apa yang harus dilakukan? Kamu tinggal bergaul dengan negara Perangi Covid19, “kata Arief. -Baca: Wakil Ketua MPR menyerukan kepada Presiden Jokowi untuk mengambil tindakan tegas atas UU HIP -tindakan yang harus diambil. Para elite saat ini sedang memikirkan bagaimana mengimplementasikan dan mengimplementasikannya dalam kesehariannya. Pancasila. Ia menyimpulkan: “Tokoh bangsa harus menunjukkan sikap Pancasila yang sebenarnya kepada masyarakat. Tentu harus memiliki akhlak dan perilaku yang baik, misalnya tidak ada korupsi.”

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top