Loading the content... Loading depends on your connection speed!

KPK Selisik mengkorupsi Desi Arryani melalui tiga pekerja Waskita

In: Nasional

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil tiga karyawan PT Waskita Karya untuk bersaksi dalam kasus dugaan korupsi untuk melakukan subkontrak virtual pada proyek yang dipimpin oleh PT Waskita Karya Tbk (Persero). Tiga orang saksi yaitu karyawan dan karyawan PT Waskita Karya Fatkhur Rozaq dan Hendra Herdiana, serta pejabat keuangan departemen PT Waskita Karya Wagimin II. (14/10/2020) .

Baca juga: Kasus Virtual Project, Mantan Pejabat Waskita Karya Diduga Manipulasi Data Keuangan

Wagimin sendiri diperiksa tim dalam penyidikan KPK, Selasa (13/10/2020). ). — KPK selidiki aliran dana yang diduga diterima mantan Departemen Keuangan dan Risiko II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar dan empat tersangka lainnya yang menjalankan proyek subkontraktor palsu di Waskita Karya. Ali mengatakan kemarin: “Kami sedang mengalami aliran dana untuk tersangka YAS dan kawan-kawan.”

KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Waskita Karya, juga sebagai Managing Director PT Waskita Beton Precast Jarot Subana (JS) dan mantan Kepala Departemen III / Sipil / Departemen Kedua PT Waskita Karya, juga mantan Direktur PT Jasa Marga Desi Arryani (DSA) Manajer umum. -Lalu, Kepala Departemen PT Waskita Karya II periode 2011-2013 Fathor Rachman (FR), mantan manajer proyek dan kepala departemen pengendalian PT Waskita Karya Fakih Usman (FU) di departemen III / Sipil / II, dan supervisor keuangan PT Waskita Divisi Karya dan Risiko II 2010-2014 Yuly Ariandi Siregar (YAS) Dalam pengerjaan kasus ini, Desi diduga pada 2009 setuju menghimpun dana dari PT Waskita Karya melalui karya subkontrak fiktif PT Waskita Karya. Proyek dilaksanakan oleh bagian III / Sipil / II PT Waskita Karya.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top