Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Komjak memanggil guru-guru dari Jakarta Selatan untuk berfoto bersama dengan dua petugas polisi

In: Nasional

Liputan Tribunnews.com Igman Ibrahim Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Panitia Kejaksaan Negeri (Komjak) menggelar foto viral Jaksa Agung Jakarta Selatan Anang Supriatna, memperlihatkan makan siang tiga tersangka, sebagai tanda terima kasih, meminta mereka mencabut red notice. Djoko Tjandra.

Dalam video tersebut, tiga tersangka yang makan siang bersama adalah dua jenderal polisi, yakni Kapolres Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Presetticho Utomo. Selain itu, ada pengusaha Tommy Sumardi (Tommy Sumardi). /2020).

Lihat juga: Sambil menunggu nyanyian Jenderal Napoleon, berikut beberapa fakta menarik tentang jenderal itu — saat kunjungan delegasi, katanya, wajar jika tersangka mendapat makan siang. Tidak hanya kepada ketiga tersangka pidana tersebut, tetapi juga kepada seluruh tersangka pidana yang disebut sebagai tersangka pidana. “, jelasnya. -Menurut Barita, prinsip tersebut harus diterapkan secara seragam agar dapat menetapkan standar proses pengolahan (SOP) dalam setiap kasus .-” Tentunya pelaksanaan kewajiban dan kewenangan di atas harus diselesaikan agar dapat Semua aspek bisa dipertimbangkan ketika publik mengajukan pertanyaan. Pungkasnya. Ketiga tersangka red notice Djoko Tjandra itu pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Petrus Bala Pattyona II. Di antara foto yang diunggahnya, seseorang yang mengaku sebagai pengacara mengunggah foto saat kasus tahap kedua. , Guru Jakarta Selatan (K Guru Jakarta Selatan) menjamu ketiga tersangka.

“Sejak menjadi pengacara pada tahun 1987, ini adalah periode pertama dan kedua, Pietras mengutip dari akun Facebook-nya. Mengatakan: “Berkas perkara term P21 sudah diserahkan. Kepala kejaksaan menangani perkara dan barang bukti, dan ketua kejaksaan mengundang tersangka makan siang.” Pukul 10 pagi, penyidik ​​Dittipikor Bareskrim dan tiga tersangka (komodor) Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Kapolres Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi) memberi tahu Joko S. Chandra soal penarikan merah tersebut ke Kejaksaan Jakarta Selatan. Dia menambahkan. Mengenakan rompi penjara.

“Setelah makan siang, Kasiswa menghampiri kami dan menyerahkan gugatan penahanan pengacara kepada kedua TSK. Pada saat yang sama, saya minta maaf, Jenderal. Ini adalah prosedur standar untuk narapidana di kantor kejaksaan. Dan regulasi. Kedua tsk itu segera setuju untuk melepas pakaian resmi mereka dan memakai seragam penjara Seperti yang dikatakan Tuan K Guru, ini adalah penggunaan jangka pendek karena banyak reporter yang mendaftar di aula untuk kebaikan bersama. -Sejauh ini Tribunnews.com sudah menghubungi Kejaksaan Negeri Jakarta. Selatan Anang Supriatna membenarkan foto virus tersebut, namun tidak mendapat tanggapan dari pihak terkait.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top