Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Politisi PKS menyarankan agar tenaga medis yang sekarat membangun monumen di depan istana.

In: Nasional

TRIBUNNEWS.COM, Anggota Panitia DPR Jakarta-VIII Bukhori Yusuf menyayangkan angka kematian tenaga medis yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sekarang 100 dokter telah meninggal karena Covid-19. Perawatan medis ini adalah akibat dari salah urus pemerintah atas Covid-19, yang menyebabkan prioritas medis.

“Dibandingkan dengan jumlah total dokter yang kita miliki, kehilangan nyawa 100 dokter sangatlah besar. Saat ini ada sekitar 168.000 dokter. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak ada lagi duka cita di kemudian hari. Hari, “kata Bukhori kepada wartawan, Jakarta, Senin (31/8/2020) .

Baca: 100 Dokter Meninggal di Konferensi Panitia IX Covid-19 DPR: Ini Sumber Daya Manusia Besar bagi Indonesia Macet-Menurut dia, tindakan pemerintah yang terkesan mengesampingkan aspek kesehatan, mengakibatkan anggaran belanja yang rendah dan Kementerian Kesehatan menyerap anggaran untuk Covid-19.

Sebelumnya, pemerintah menaikkan anggaran pengelolaan Covid-19 yang semula Rp 405,1 triliun. Menjadi Rp 677,2 triliun atau meningkat 67%.

“Ironisnya per 0 Juli 202, penyerapan anggaran kesehatan hanya mencapai Rp 4,4 triliun. Kata petugas polisi PKS, ini berarti pemerintah yang gagap hasil penentuan skala prioritas akan Konsekuensi fatal adalah hilangnya nyawa anak-anak negara. Di sisi lain, Bukhori menyarankan agar staf medis almarhum memiliki monumen di depan istana.

“Jika saya dapat menasihati pemerintah, staf medis almarhum harus berada di istana Ada monumen khusus di depan. Ia melanjutkan, “Selain itu, monumen ini juga bisa memperingatkan kematian adalah konsultan yang paling efektif.” Per 31 Agustus 2020, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencontohkan sebanyak 100 orang telah meletus di Indonesia sejak awal Maret 2020. Sejak Covid-19, dokter tersebut telah meninggal.

Menurut sumber yang sama, 65% kematian di sebagian besar peralatan Covid-19 meninggal karena dokter. %.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top