Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Sudirman berkata: Memperbaiki penyelenggara negara agar investasi bisa masuk

In: Nasional

Wartawan Tribunnews Choirul Arifin

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sudirman Said, Direktur Lembaga Kehormatan Nasional, menyarankan agar pemerintah memperbaiki cara berpikir penyelenggara nasional untuk menarik investasi baru di Indonesia. -Menurutnya, upaya menarik investasi asing tidak bisa dilakukan hanya dengan menyederhanakan regulasi yang rumit.

“Daya tarik investasi tidak hanya terletak pada kesederhanaan undang-undang, tetapi juga dalam pelaksanaannya.”

“kata Sudirman Said dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews, Kamis:” Kenyamanan Selain peraturan perundang-undangan, tindakan penyelenggara negara masih mempersulit pelaksanaan peraturan perundang-undangan, dan kurangnya transparansi dan korupsi di mana-mana, dan masih sulitnya menjadi negara yang kompetitif untuk menarik investasi. (10 Agustus 2020) .: Dalam penanggulangan Covid-19, Soedirman mengatakan: Pemerintah harus merumuskan kebijakan yang bersumber dari aliran data. Ia menambahkan bahwa kerja unggulan pemerintah saat ini selain penyederhanaan pengembangan kebijakan. Wai Sudirman mengatakan: “Penting juga untuk meningkatkan perilaku penyelenggara negara. “Investor membutuhkan pemerintahan yang bersih dan demokratis serta aturan yang konsisten. Dia menambahkan bahwa penulis keadilan, sistem, dan aturan yang tidak sempurna dari perilaku penyelenggara negara dapat diperbaiki. -Dia pergi, dan lebih cenderung korupsi dan manipulasi daripada pelakunya, sistem terbaik akan dirusak dan dimanipulasi. — “Indonesia memang ruang pertumbuhan yang menarik, tapi korupsi harus diberantas. Indonesia merupakan ruang pertumbuhan ekonomi yang menarik bagi investor, karena besaran pasar, jumlah penduduk dan potensi sumber daya alam belum teratasi. — Baca: Sudirman mengatakan: Pembangunan sektor energi membutuhkan kebijakan yang koheren. Dia juga mengenang jika pemerintah berharap bisa menarik investasi dalam jumlah besar, itu akan menjadi paradoks, tetapi Indonesia ingin lebih bersih. Sinyal nasional secara bertahap memudar. . Kalau mau investasi lebih menarik, semua daerah di tanah air harus serius memberantas korupsi, ”ujarnya. -Oleh karena itu semangat penyederhanaan regulasi harus dibarengi dengan pemberantasan korupsi. Sudirman Said menambahkan pengawasan dan ketepatan Pengelolaan koin ibarat dua aspek dari sebuah koin, jika tidak ada maka akan sia-sia.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top