Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Jokowi mengaku mengonsumsi herbal 3 kali sehari untuk mencegah infeksi coronavirus

In: Nasional

Reporting Tribunnews.com reporter Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbagi kisah bisnisnya untuk mempertahankan diri terhadap virus corona (Covid-19). Makan produk jamu Cina setiap pagi. Herbal terdiri dari berbagai rempah-rempah herbal, dari jahe, serai, kunyit hingga jahe.

Namun, karena virus korona sangat marah, kepala negara mengubah kebiasaan menggunakan herbal setiap pagi atau sekali sehari.

Sekarang, Jokowi mengkonsumsi herbal 3 kali sehari.

Baca: Ketika ditanya tentang kemungkinan mengunci IR, juru bicara istana: hampir sama. . .

Jokowi mengatakan bahwa pada upacara pembukaan Forum Pertanian dan Pangan Asia ke-2 di Istana Negara Jakarta pada tahun 2020, Kamis (12/12/2020). – “Saya biasanya minum temulawak, jahe, serai, kunyit setiap hari, saya hanya mencampur minuman di pagi hari,” kata Joe Covey.

Baca: Virus Corona menyebabkan kekayaan banyak jutawan Indonesia segera jatuh, siapa pun?

“Sekarang, karena mahkotanya, saya meminumnya setiap pagi, siang, dan malam.” Dia dipuji oleh peserta Konferensi Nasional Asosiasi Petani Indonesia (HKTI). Jokowi juga mengungkapkan bahwa ia telah menyebarkan kebiasaan minum obat herbal kepada beberapa tamu yang datang menemuinya.

“Karena tidak diminum satu kali, tetapi diminum tiga kali. Setelah minum, buka teh dan campur jahe, jahe, serai dan kunyit.” – Dia juga memberikan saran kepada peserta Konferensi Nasional HKTI, Untuk berjaga-jaga jika harga ramuan ini meningkat. Jokowi bahkan bercanda bahwa konsumsi jamu yang mengkonsumsi tiga kali sehari telah sangat mendorong harga tanaman obat.

“Sekarang berhati-hatilah bahwa harga telah meningkat lima kali, empat kali, jahe merah, temulawak, dan kunyit hanya tiga kali lipat.” Biasanya saya merasa mudah. Kata Joe Covey.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top