Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pakar pidana mengapresiasi kinerja Jaksa Agung yang terus mengusut kasus Djoko Tjandra

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kejaksaan Agung mengusut pengacara lepas kendali Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, atau Anita Kolopaking untuk kasus Hak Koleksi Bank Bali. Jaksa penuntut umum yang menyebarkan banyak media sosial.

Menurut ahli hukum pidana Chaerul Huda, tuduhan bahwa pengacara Djoko Tjandra ikut membantu pelarian kliennya harus dibuktikan dengan benar. .

“Pada dasarnya Kejaksaan Agung harus menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai penegak hukum agar perkara Djoko Tjandra bisa ditutup dan tidak berkelanjutan,” kata Chaerul Huda usai konfirmasi, Kamis (30/7). / 2020). -Baca: Pinangki Sirna Malasari, Pengacara yang bertemu buronan Djoko Tjandra, diminta segera dipecat-Chaerul Huda juga menyarankan kejaksaan mengambil strategi khusus untuk bisa membawa pulang Djoko Tjandra dan menjatuhkan sanksi hukuman sesuai putusan. Sebagai warga negara biasa, saya tentu mengapresiasi kinerja kejaksaan saat ini, jika berhasil maka dipastikan masyarakat akan menghormati dan memiliki harapan baru, berharap kejaksaan bisa menemukan kasus korupsi dan penegakan hukum yang benar. Nanti, “kata Chaerul Huda. Bisa dibongkar.

Karena kemarin keberhasilan Kejaksaan Agung dalam kasus Jiwasraya sangat diapresiasi masyarakat, terutama dari nasabah Jiwasraya.

Seperti kita ketahui, supervisor bertanggung jawab atas Rencana Wakil Jaksa Agung RI untuk meninjau permintaan buronan Joko Soegiharto Tjandra atau pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking, untuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Kantor Hari Setiyono, Kepala Pusat Informasi Hukum Kejaksaan Agung , Wakil Jaksa Agung yang membidangi pengawasan masih butuh bantuan. Buronan pengacara Djoko Tjandra memberikan informasi.

Oleh karena itu, dia mengatakan dalam waktu dekat Anita Kolopaking akan diperiksa kembali.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top