Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Marathon, KPK memeriksa mantan anggota Republik Demokratik Bandung di IRT Polres Bandung

In: Nasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mempertanyakan Marathon 2012 dan 2013 dari Pemerintah Kota Bandung terkait kasus korupsi pembebasan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

Sebanyak 15 saksi diperkirakan akan mengusut tersangka Dadang Suganda di Polres Bandung hari ini Kamis (3/9/2020).

Diantaranya adalah Nanang Sugiri dan Jhony Hidayat, dua mantan anggota DPRD Bandung periode 2009-2014, Rudy Rakian dan Imam Buchori adalah pengusaha, dan masing-masing 7 orang dari sektor swasta Yaitu Dedi Supriadi, Maman Suparman, Engkus, Ading Deni, Didi Endang, Ahmid dan Adeng.

Selain itu, ada tiga orang ibu rumah tangga (IRT) yakni Kokom, Leni dan Rukmini

Kemarin (2 September 2020), KPK mewawancarai Kota Bandung 2009-2014 14 orang saksi anggota DPRD tahun 1988 mengusut perkara tersebut. Dikenal dengan nama Oded Mohamad Danial (Oded Mohamad Danial), ia sendiri kini menjabat sebagai Walikota Bandung dan Walikota Erwan Sediawan, menduduki kursi Wakil Bupati Sumedang.

Baca: Review Wakil Direktur Sumedang Erwan Setiawan. Kasus Korupsi RTH Bandung Jadi Isi Riset Penyidik ​​KPK

Baca: Kasus Korupsi RTH Bandung, Dadang Suganda Untung Didapat dari Penjualan Tanah kepada Pemerintah Kota Bandung Rp 30 miliar-dalam kasus ini, KPK mengadili empat tersangka. -Ini Hery Nurhayat, mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, dua mantan anggota DPRD Tomtom Dabbul Qomar dan Kadar Slamet dari Kota Bandung pada 2009-2014, dan seorang pribadi bernama Dadang Suganda.

Hery, Tomtom, Kadar sedang menjalani persidangan. Di saat yang sama, partai besar masih dalam tahap penyidikan. Setelah ditetapkan sebagai tersangka pidana pada 16 Oktober 2019, ia ditahan pada Juni 2020.

Kasusnya bermula pada 2011. Dada Rosada di Kota Bandung Kota Bandung mendirikan lokasi pengadaan tanah. RTH pemerintah.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top