Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Resiko Pembahasan RUU HIP Saat Pandemi, Politisi PKS: Lebih Baik Batalkan Pembahasan RUU HIP

In: Nasional

Liputan Tribunnews.com Vincentius Jyestha-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta menegaskan hal tersebut tidak membahas RUU Usulan Ideologi Pancasila (RUU HIP) Waktu yang tepat. – “Secara pribadi ini bukan saat yang tepat untuk membahas debat ideologis seperti ini,” kata Sukamta saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (16/6/2020). Epidemi dan krisis Dengan merosotnya perekonomian Indonesia, Sucamta menilai sangat berbahaya membahas ideologi nasional dengan beberapa penjelasan yang dapat menimbulkan ketegangan. -Karena itu, Sucamta meminta untuk membatalkan pembahasan “HIP Act” untuk memperbaiki masa depan menjadi Indonesia yang lebih baik. “Pandemi yang terjadi saat ini membuat setiap orang memiliki masalahnya sendiri-sendiri dan rentan terhadap tekanan. Sangat riskan bagi kita untuk membicarakan hal-hal seperti itu. Saya sangat khawatir hal ini akan merusak persatuan bangsa kita,” ujarnya. -Membaca: Kafe Denpasar Masih Buka, Batas Jam Kerja Lewat, Satpol PP Membubarkan Wisatawan-Bacaan: Nilai Merry Riana Belum Cukup Mengembalikan Normal -Baca: Kantong Memungkinkan Bupati Karanganyar Apakah Gunung Apa Lawu, Sekipan, Candi Cetho dan Candi Sukuh sudah buka? Ia menambahkan: “Agar bermanfaat bagi Republik Indonesia sebaiknya pembahasan UU HIP dibatalkan dan fokus memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional.” — Anggota panitia IDPR RI melihat Pancasila itu Akhirnya diputuskan bahwa ideologi yang sekarang lebih baik dipertahankan. Dengan cara ini, semua kelompok dapat menjelaskan sesuai dengan latar belakangnya masing-masing.

“Jangan paksakan kelompok tertentu untuk memberikan satu penjelasan pun. Jika ingin berdiskusi, bisa mengulang debat panjang seperti 1945 atau 1955, yang akan menguras tenaga.” Sucamta menjelaskan .

” Bagi saya Pancasila yang tertuang dalam UUD 1945 dan dikuatkan dengan Keppres 5 Juli 1959 sudah selesai, itu keputusan final.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top