Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Sinergi Bea Cukai Aceh dan Badan Narkotika Nasional membongkar 37 kilogram linen selundupan

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Badan Pabean Aceh dan Badan Narkotika Nasional menemukan 37 bungkus sabu (sha pot) seberat 1 kg diselundupkan di Bieleun dan Sumatera bagian utara. Narkoba dari Malaysia akan dikirim melalui Pantai Kuala Raja di Bileng. -Shabu yang dibungkus dengan teh hijau Cina dilindungi oleh petugas gabungan polisi dan enam pelaku ditangkap. Pada Senin, 29 Juni, konferensi pers tentang masalah ini diadakan di kantor BNN di Sumatera Utara. Obat narkotika jenis metamfetamin yang diimpor dari Malaysia akan diselundupkan ke perairan Kuala Biruen di Aceh, dan diharapkan bisa didistribusikan di Aceh dan Sumatera Utara. Informasi ini kemudian akan dikirimkan ke BNN untuk diproses lebih lanjut.

Berdasarkan hasil survei Kamis (25/06), kapal target akan memasuki perairan Aceh pada Jumat (26/6) atau Sabtu (27/6). Alhasil, tim Kantor Pabean Aceh berkoordinasi dengan Bea Cukai Lhokseumawe, Bea Cukai Kuala Langsa dan BNN, serta Bea Cukai Aceh melaksanakan rencana kerja sama operasi darat dan laut. -Isnu menyebutkan dua kapal patroli yaitu kapal BC 15021 milik Pabean Aceh dan kapal BC 20011 milik Kepri Pabean.Mereka melakukan pengintaian informasi STS (ship to ship) di laut. . Kapal penangkap ikan Oskadon menggunakan obat-obatan narkotika di perairan Malaysia. Kemudian sekitar pukul 16.30 pada Sabtu (27/6), tim ground operation WIB berhasil memantau aktivitas kedua pelaku dan sejumlah barang bukti narkoba ke Medan. Ia mengatakan: “Tim akhirnya berhasil menangkap pelaku MF (31) dan MR (36) di Del Serdang, Sumatera Utara. Di antara narkoba tersebut, 29 dikemas dengan sabu dan ditampung dalam dua. Di dalam tas. “Kata. Medan Plaza Expo. BW dan AM adalah penerima obat di Medan. Kemudian di kawasan Bieleun, petugas gabungan dan tentara menyembunyikan delapan bungkus sabu dari RZ (20) di gudang milik MRU (39) di Jumpa, Bieleun. Diketahui, sebanyak 37 paket diperbaiki di kantor pusat BNN untuk penyelidikan lebih lanjut. Bertempat di Penang, Malaysia, jelasnya.

Peran narkotika adalah berat Sabu pada Senin (14/02) 18,87 kg, dan berat Sabu Rabu (03/03) 12 kg. Kamis (21/06) Sabu yang beratnya mencapai 119 kilogram dan saat ini sedang mengadili penyelundupan narkoba. “Tindakan ini merupakan bentuk konkret dari komitmen bea cukai dan pajak konsumsi untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba. Pihak bea cukai juga akan terus bekerjasama dengan penegak hukum lainnya untuk meningkatkan intensitas dan efektivitas pengawasan. Masyarakat juga dapat mendukung kegiatan ini dengan melaporkan kepada pihak berwenang apakah ditemukan kegiatan ilegal atau pelanggaran. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top