Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai Tempolakhan berhasil menyita 16 juta batang rokok ilegal

In: Bea Cukai

Kantor Bea Cukai TRIBUNNEWS.COM-Tembilahan bekerja sama dengan Kantor Pabean Riau berhasil menyita 16,09 juta batang rokok ilegal yang dikemas dalam 1.609 kotak dan memungut pajak cukai sebesar Rp 7,56 miliar yang dapat merugikan negara. Keberhasilan penghentian rokok ilegal ini tak lepas dari sinergi instansi lain seperti Polsek Inhil dan Kodim Inhil. Di kawasan Sungai Dendan Kateman, Indragiri Hilir, terjadi penertiban rokok tanpa stempel cukai.

Direktur Bea Cukai Tembilahan Ari Wibawa Yusuf menjelaskan dalam siaran pers rapat Rabu (15/7), hal itu berawal dari informasi publik yang diperoleh pejabatnya. Rokok di kawasan Dandan Besar digunakan sebagai pintu masuk rokok ilegal.

Setelah pelaku teridentifikasi, lanjut Ari, kemudian menyerahkan barang bukti beserta salah satu pelaku ke Kantor Pabean Tembilahan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kegiatan ini membuktikan keseriusan bea cukai untuk mengurangi peredaran rokok ilegal yang dikonsumsi guna melindungi kepentingan nasional, sehingga tercipta suasana usaha yang sehat dan berkeadilan bagi para pengusaha yang berbisnis secara legal, dan juga berkontribusi pada optimalisasi negara. Dampak “Dari penerimaan penerimaan cukai, kita bisa membentuk postur APBN yang bisa diandalkan untuk menghimpun dana bagi pembangunan nasional,” jelas Ari.

Ia menambahkan, penerimaan negara dari rokok berkontribusi 25% terhadap APBN kita. %. Salah satunya digunakan untuk anggaran kesehatan, terutama untuk dana BPJS, dan untuk pengelolaan pencegahan Covid-19. Lembaga kesehatan, layanan pendidikan, dan pembangunan daerah melalui transfer ke dana AP daerah dan pedesaan untuk warga Jepang Bank mengatakan: “Bea Cukai juga berharap bahwa masyarakat akan meningkatkan peran penting pajak konsumsi untuk mengurangi permintaan rokok ilegal ini. Ia menyimpulkan: “Selain itu, sinergi antara bea cukai dan pajak konsumsi serta aparat penegak hukum lainnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk mengurangi peredaran rokok ilegal di masyarakat.” (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top