Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Seratus ribu batang rokok ilegal siap beredar kembali

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai telah berupaya keras untuk mengekang peredaran rokok ilegal hingga pertengahan tahun 2020. Kali ini, Bea Cukai Pekanbaru dan Pabean Kudus di masing-masing wilayah berhasil menghentikan ratusan ribu rokok ilegal tanpa stempel cukai.

Bea Cukai Pekanbaru, Kamis (11/6) berhasil memperoleh 249.000 batang rokok ilegal dari Pasar Kamis Gunung Sari, Hotel Bupati Jinbao, dan minibus hitam bernomor Polda Metro Jaya sebagai alat transportasi, dan Pengemudi dan nuklir (NR dan ES).

Prijo Andono, Kepala Bea Cukai Pekanbaru, menjelaskan tindakan yang dilakukan pihaknya bermula dari informasi publik tentang pengiriman rokok ilegal dari “Tiris Air” ke Pasar Kamis Gunung Sari. “Tim pengawas akan segera menindaklanjuti hingga Kamis pagi kemarin (11/6), kalau tidak pengangkutan 24 batang rokok tanpa stempel bisa jadi terhambat. Harap diperhatikan regulasi kebersihan,” ujarnya. Said.

Selain itu bawa rokok, supir rokok, inti rokok dan bukti angkut ke Pabean Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ilegal, kalau ada yang tahu informasi tentang rokok ilegal segera kirimkan kepada kami, “tegas Priho.

Begitu pula dengan Bea Cukai Kudus yang semakin banyak diawasi, juga telah melakukan tindakan untuk memberantas peredaran ilegal. Rokok Diangkut dengan mobil pada Sabtu (13/6) pagi.

Operasi ini berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Tim Pengawas Pajak Bea dan Cukai Kudus.Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan pengawasan dan penggeledahan hingga mobil bermasalah tersebut lewat. Jalan lain di Jepara-Demak.

Pemeriksaan awal barang-barang di dalam mobil menunjukkan bahwa mereka siap untuk diangkut setiap saat. -Pembagian rokok tanpa pajak konsumsi.

“Kemudian, rokok ini akan Didistribusikan dalam kasus pajak konsumsi, yang berarti mereka tidak membayar pajak konsumsi. Kami telah memperoleh total 240.000 rokok ilegal. Direktur Bea Cukai Kudus Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan: “Petugas kemudian membawa mobil dan semua barang bukti ke Bea Cukai Kudus untuk memperkuat pengamanan dan pemeriksaan.” Ini adalah Bea Cukai Kudus pada tahun 2020. Akibat tindakan keras ilegal rokok ke-44 yang dilakukan dalam waktu setengah tahun, kami mampu menghemat Rp 142.396.800 dari potensi kerugian keuangan nasional. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top