Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dengan dukungan subsidi pajak rokok dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pabean mengamankan rokok ilegal bernilai miliaran dolar

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, mencermati pemberantasan rokok ilegal. Hal tersebut antara lain ditunjukkan dengan pemberian subsidi pajak rokok sebesar 1,5 miliar rupiah kepada Bea Cukai Jawa Tengah yang bertujuan untuk mendorong penegakan otoritas pajak konsumsi. — Ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah dalam pemberantasan rokok ilegal. Dengan dukungan tersebut, Pabean DIY Jawa Tengah telah berhasil mengadili 24 tuntutan sejak Januari 2020 yang melibatkan 6,09 juta batang rokok ilegal senilai 7,05 miliar rupiah, dan dapat menghemat 7,05 miliar rupiah. Dengan total nilai keuangan masyarakat sebesar Rp 4,14 miliar, Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kanwil DJBC Jawa Tengah DIY, mengatakan dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk pemberantasan rokok. Padmoyo menyampaikan: “Ikut serta dalam pengejaran dan pengelolaan sosial bersama masyarakat.” Padmoyo berharap sinergi dan kerjasama ini terus dimobilisasi dengan baik, dan ke depan mengajak pemerintah daerah untuk membentuk Produk tembakau industri (KIHT Terpadu) melalui penggunaan dana. Bagi Hasil Konsumsi Tembakau (DBHCHT). Hal ini terkait dengan telah dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21 / PMK.04 / 2020 tentang Kawasan Industri Hasil Tembakau. Dengan KIHT yang terintegrasi, saya berharap dapat menyambut dan menyambut para pengusaha dan masyarakat yang belum berbadan hukum. Hal ini akan lebih efektif dalam memberantas rokok ilegal dalam upaya penghapusan penegakan hukum. Arif Setijo Nugroho menambahkan, sejauh ini sebenarnya sudah ada 102 penuntutan, namun 24 di antaranya menggunakan dana dari Pemerintah Pusat Jawa. Ucap Arif. Terhadap truk di Jalan Raya Demak-Semarang, Sayung, Demak dan Jawa Tengah. .259.200.00. Saat ini, Bea Cukai Semarang telah menyita rokok dan supir truk (SS) untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top