Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dukung sumbangan alat pelindung diri oleh staf medis dan bea cukai di Bangladesh

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Bangladesh telah menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis melalui Kantor Kesehatan Regional Bangladesh pada hari Rabu tanggal 1 Januari 2004. Ini adalah tindakan praktis untuk memberikan dukungan kepada staf medis yang memimpin dalam mengelola penyebaran Covid-19.

Ketua telah memberikan bantuan 1.000 masker dan 1.000 sarung tangan kepada Kantor Bea Cukai Bengaris ke kantor Ony Ipmawan, melalui Kepala Bagian Kepatuhan Internal dan Dewan, Mulia Pangihutan Sinambela, kepada Dinas Kesehatan Wilayah Bengaris. Imam Subchi, sekretaris kantor. Imam .

Selain memberikan alat pelindung diri kepada tenaga medis, pihak bea cukai nasional juga telah mengambil langkah strategis untuk menangani Covid-19, seperti komitmen untuk memfasilitasi layanan impor alat kesehatan. Melalui keputusan Kementerian Kesehatan tersebut telah dikeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2020 HK.01.07 tahun 2020 yang mengatur mengenai relaksasi penggunaan beberapa produk alat kesehatan untuk menangani Covid-19. Sebelumnya, impor alat kesehatan biasanya dibatasi, atau izin impor harus diperoleh dalam bentuk izin edar dari Kementerian Kesehatan atau Special Entry Program (SAS). — Dengan keluarnya peraturan ini maka alat kesehatan, alat kesehatan diagnostik in vitro dan produk kesehatan rumah tangga yang tercantum dalam peraturan di atas untuk pencegahan Covid-19 sudah dikendurkan, yaitu tidak lagi wajib memiliki ijin edar atau SAS, tetapi hanya di Berdasarkan rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pengecualian sudah cukup.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top