Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dari patroli maritim hingga patroli keramaian, ini merupakan operasi bea cukai selama pandemi Covid-19

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, Bea Cukai terus mendorong perlindungan sektor maritim dari penyelundupan barang ilegal dan obat-obatan terlarang di laut.

Saat sebagian orang memerangi pandemi ini dengan tetap tinggal di rumah, Layanan Operasi Bea Cukai (PSO) Pangkalan Tanjung Priok terus memberikan keamanan melalui patroli maritim rutin untuk menjaga keamanan nasional dan mencegah kemungkinan kerusakan ekonomi negara Berbagai tindak pidana.

Pada Minggu (03/05), Bea Cukai Tanjung Priok dan PSO tepatnya merealisasikan tugas yang dilakukan oleh karyawan tertentu yang melaksanakan tugas tersebut. Tetap memperhatikan keselamatan bersama, seluruh karyawan harus selalu memakai masker dan menjaga jarak minimal satu meter saat berkumpul. Saat melakukan misi patroli maritim, seluruh karyawan harus tetap memperhatikan keselamatan dan terus menerapkan prosedur yang telah ditetapkan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

<< Perjuangan segenap pegawai untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan hal yang luhur dan terpuji, karena selain untuk menjaga keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pegawai yang sedang bertugas juga harus melakukan hal yang sama. Ia mengatakan: “Biarlah orang-orang tersayang cemas.” Seperti yang dilakukan Satgas Entikong dan Satgas Kodam 641 / Blu Yonif, Karantina, dan Koramil Entikong, kegiatan itu diorganisir di Entikong dan Sekayam pada Sabtu (02/05). Patroli gabungan. Patroli bersama kembali dilakukan untuk secara meyakinkan mengimbau agar masyarakat tidak berkumpul di tempat umum atau mengumpulkan orang untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tempat hiburan agar segera menghindari keramaian dan menjangkau tempat tinggal masing-masing. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top