Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai menghapus peredaran rokok dan alkohol ilegal di tiga kota ini

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Menjelang Idul Fitri, pihak bea cukai meningkatkan operasi untuk menindak peredaran rokok dan alkohol ilegal di berbagai daerah. Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati bahwa pada tahun 2020 peredaran barang-barang yang dikeluarkan secara ilegal, khususnya rokok, dapat dikurangi hingga 1%.

Pada Selasa (05 Desember), Bea Cukai Medan berhasil mengamankan 57 kotak berisi 912.000 batang rokok ilegal di kawasan Marelan Medan. Kepala Kantor Bea Cukai Medan mengatakan jaksa mengandalkan petugas Bea dan Cukai Medan untuk mendapatkan informasi terkait dugaan penjualan rokok ilegal. . Dari situasi ini, para agen berhasil melindungi ketiga pelaku. Petugas menggerebek mobil yang mereka gunakan. -Setelah diperiksa, diperkirakan nilai 912.000 batang rokok ilegal itu mencapai Rp 656.640.000. Dengan melakukan tindakan tersebut, kapas Bea Cukai Lan berhasil mencegah potensi hilangnya hak keuangan negara sebesar Rp 428.640.000. Direktur Bea Cukai Teluk Nibung I Wayan Sapta Dharma mengatakan, petugas Bea Cukai Teluk Nibung berhasil mengamankan 100.000 batang rokok ilegal tanpa disertai cap cukai. Dan 29 botol alkohol. Operasi Gempur dilakukan di kabupaten Asahan. Nilai semua barang yang disadap diperkirakan sekitar 197 juta rupee, dan potensi pendapatan negara dari pajak konsumsi 80.696.000 rupee. Pada Sabtu (16/5), Tegal Bea Cukai berpatroli untuk memastikan pendapatan nasional. Dalam acara ini, petugas berhasil mendapatkan 28 botol alkohol ilegal. Daerah Brebs. Petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di bungkusan karton berisi minuman beraroma. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top