Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bekerja sama dengan pemerintah daerah, bea cukai dan Jawa DIY center untuk memberikan kemudahan bagi Kawasan Ekonomi Khusus Kendall

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kendall, pihak bea cukai berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada saat kick-off meeting Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Pusat. Provinsi Jawa Tengah, Selasa (14/7).

Wahyu Utomo, Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus, mengatakan pengembangan kawasan industri tentunya dibarengi dengan belanja modal yang besar, yang harus sejalan dengan pemulihan perekonomian nasional. Langkah-langkah stimulus utama yang konsisten. Jadwal acara. – “Kami berharap hal ini berdampak pada UMKM dan dunia usaha. Kemudian perlu ditingkatkan investasi di bidang pembangunan infrastruktur dan industri,” kata Wahyu yang memaparkan potensi besar pesisir utara Jawa Tengah yang disebutnya Pantura. Koridor ekonomi. -Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, menaruh harapan kepada pemerintah pusat dengan harapan bisa mempercepat pembangunan kawasan industri. “Kalau disuruh buru-buru pasti baikan dan adrenalin saya naik. Karena penting bagi kita untuk bisa cepat pulih ekonomi. Selain itu saya juga berharap bapak ibu bapak ibu targetkan. Kondisi eksternal saat ini (terkena Covid-19) mengambil beberapa langkah dan tindakan ini pasti perlu disesuaikan, ”kata Ganjar di hadapan seluruh perwakilan. Instansi terkait.

Secara khusus, Ganjar mengucapkan terima kasih atas peran adat dalam pembangunan ekonomi Jawa Tengah. “Fasilitas kepabeanan dan kemudahannya. Bagi pemangku kepentingan, ini sangat penting,” ujarnya kepada Padmoyo Tri Wikanto, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bea dan Konsumsi Daerah DIY, Jawa Tengah. Tri Wikanto menjelaskan, kawasan ekonomi khusus Kendal adalah pelabuhan. Kantor Pusat Bea Cukai DIY Jawa menyediakan fasilitas pusat logistik berikat dan kawasan berikat dengan konsep dry port. Tri menuturkan: “Untuk perizinannya pasti akan kami lakukan yang terbaik. Dari segi transportasi, kalau bisa pertimbangkan menggunakan fasilitas kereta api dan darat pelabuhan. Investasinya bisa lebih kecil dan cepat.” Tri menambahkan, Kendall Economics Zona khusus tersebut terletak di Bonadem, Kumpul Rejo, Kec. Kaliwangu, Kabupaten Kendall. Lokasinya yang strategis karena dekat dengan Pelabuhan Internasional Tanjung Emas dan dilewati oleh jalan tol lintas Jawa, jalan pesisir Jawa Utara dan jalur rel ganda Jakarta-Semalan-Sulabaya. . Terry mengatakan: “Sektor industri yang direncanakan berorientasi ekspor. Substitusi impor, produk-produk berteknologi tinggi dan aplikasi khusus pendukung Industri 4.0, serta logistik industri.” Pada 2025, KEK Kendal diharapkan dapat menarik investasi sebesar Rp 727 triliun. Dan memiliki 20.000 karyawan.

Investor sektor industri yang tertarik dengan Jawa Tengah sudah memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia yang lengkap, yang terutama digunakan untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top