Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Menekan peredaran rokok ilegal, dan bea cukai akan membongkar gudang produksi rokok ilegal sesuai dengan hukum

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Sesuai instruksi Menteri Keuangan yang bertujuan untuk mengurangi peredaran rokok ilegal hingga sekitar 3%, pihak bea cukai telah melakukan berbagai tindakan untuk benar-benar memberantas peredaran rokok ilegal dan menjaga hak atas penghasilan. Menyatakan, dan menciptakan suasana bisnis yang sehat bagi pengusaha yang mematuhi ketentuan yang berlaku. Selasa (10/3) di gudang di Desa Bulu Cangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Tim petugas menemukan lima pekerja yang mengemas rokok ilegal dan memberikan barang bukti berupa lima jenis alat pengemas dan 539.800 rokok ilegal.Total nilai barang tersebut diperkirakan mencapai 550 juta rupiah, dan potensi kerugian negara mencapai 320 juta rupiah. Aquino Yoyok Mulyawan yang terlibat langsung dalam mengarahkan operasi pengejaran itu menjelaskan, dari sisi intelijen dan hasil publik, aparat bea dan cukai serta Kodam IV Di Ponnegro sudah mengikutinya. Rokok ini disediakan oleh orang-orang yang mempekerjakan pekerja, dan mereka menyewa pekerja untuk membungkus pipa pada bungkusan lalu memiringkannya (10 bungkus Ed tilt), ”ujarnya.-Thomas melanjutkan, kelima pekerja ini bukan warga asli Desa Bulu Cangkring. Itu penduduk. Jepara, disewa oleh pemilik gudang. “Diperkirakan kami akan terus menjajaki pemasok rokok besar tersebut. Thomas menambahkan: “Rokok ilegal ini merupakan merek rokok ilegal yang laris di Sumatera.

Beberapa bulan lalu, Rabu (08/1), Bea Cukai Probolinggo juga menindak gudang kemasan rokok ilegal di Senduro, dan Berhasil menyita 2.469.500 batang rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 1,5 miliar.

Andi Hermawan, Direktur Bea Cukai Probolinggo, Kamis (3/11). Jadwal proses pengadilan gudang terungkap saat jumpa pers .- “Setelah mengetahui dari masyarakat tentang pengangkutan rokok ilegal dan pengemasan rokok ilegal di kawasan Senduro, tiga hari kemudian, petugas menemukan gudang di belakang rumah yang ditempati pelaku. . Alamatnya adalah Dusun Tugu di Desa Kitchbner. Senduro Kab. Lumajang, melakukan kegiatan mengemas dan menyimpan rokok, tapi tidak dipasang di pita cukai, ”jelas Andi.

L’Pelaku saat ini ditetapkan sebagai tersangka pidana dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pengadilan. Dugaan pelanggaran Pasal 50 dan / atau Pasal 56 Keputusan Nomor 39 tahun 2007 tentang Pasal 55 ayat (1) s / d 1 UU Militer. Andy mengatakan: “Kami tidak akan mentolerir pelanggaran pajak konsumsi. Perilaku yang ditentukan. “-Pabean terus mengimbau masyarakat untuk memperhatikan aktivitas abnormal di lingkungannya. Jika diduga ada kegiatan terkait produksi rokok, masyarakat bisa melaporkannya ke pihak berwajib agar bisa diteruskan ke bea cukai dan pajak konsumsi setempat. Pabean tersebut memiliki sambungan telepon 24 jam. , Yaitu Bravo Bea Cukai1500225. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top