Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Saat pandemi, Bea Cukai Tarakan-BNNP tidak menyelundupkan 6 kg kain kemenyan

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Tarakan dan BNNP Kota Kalimantan Utara pada Jumat (19/6/2020), WITA berhasil mempertahankan total 6.006,8 gram sabu atau sabu. Narkotika metamfetamin. Petugas bea cukai Tarakan dipimpin oleh tim Brantas dari Administrasi Narkotika Nasional Kalimantan Utara. Kemudian didapat informasi mengenai target yang semestinya memungkinkan PLTN melewati perairan Tarakan dari Tawau, Malaysia. Minhajuddin menjelaskan pada konferensi pers pada Selasa (23 Juni 2020) bahwa untuk melacak informasi ini, kami melakukan analisis.

Bea Cukai Tarakan bekerja sama dengan Kantor Pabean Wilayah Timur Kalimantan dan n. Tim Kaltra BNNP kemudian menggunakan batas laut untuk menganalisis profil sasaran.

“Jaraknya 3 kilometer dari pantai, dia menggunakan mesin 200 PK untuk mencapai kecepatan mengambang hijau dan putih, dan menurut informasi ini, Tarakan dan tim bea cukai BNNP Kartala mendekati kecepatan tersebut dan pindah ke Amar Ta Perairan Rakan dipelajari dan diperiksa, “katanya. -Operasi berhasil menangkap dua tersangka dimulai dengan ES (39) dan EY (36). Keuntungan Kemudian, tim bergegas menuju kecepatan target tetap. Bukti diperoleh untuk 6008,8 gram sabu kristalin yang mampu menangkap target dan disimpan dalam kantong berwarna coklat muda. Upaya besar untuk melindungi rakyat Indonesia dari efek berbahaya obat-obatan.

Baca: Bea Cukai berencana buka kembali pos perbatasan nasional Skouw Jayapura

“Saat pandemi, masih dalam era normal baru. Kita Keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap diutamakan. Saat menjalankan tugas pengawasan dan pelayanannya di masyarakat, agen harus menghormati protokol pencegahan kesehatan yang diusulkan pemerintah Covid-19. “(*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top