Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai Kalbagsel memusnahkan 1 juta batang rokok dan ratusan minuman terlarang Melody

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memenuhi perannya sebagai pelindung masyarakat, Bea Cukai Kalimantan Selatan telah secara aktif melakukan serangkaian kegiatan pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah peredaran rokok dan alkohol ilegal di daerah tersebut. kerja. Untuk membuktikan bertanggung jawab atas perilaku ini, bea cukai tidak hanya memperkuat operasi, tetapi juga menghancurkan barang-barang yang diproduksi oleh operasi untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan.

Kamis (14/5), Kantor Pabean Kalimantan Selatan (Kantor Pabean Kalimantan) menghancurkan 1.043.340. Nilai komoditas rokok ilegal dan 400,8 liter alkohol ilegal melebihi 1,2 miliar rupiah, dan potensi kerugian nasional melebihi 450,6 juta rupiah. Rahmady Effendi Hutahaean, Direktur Departemen Investigasi Kepabeanan Kalimantan Selatan, mengatakan: “Barang ilegal yang dihancurkan adalah hasil dari paruh kedua tahun 2019,” katanya. Menurut Keputusan Pengadilan Negeri Banjarmasin No. 1123 / Pid.Sus / 2019 / PN Bjm memiliki efek hukum permanen dalam bentuk 486,9 liter alkohol ilegal dan bukti lainnya senilai 3,96 miliar rupee, dan menyebabkan potensi kerugian 67,6 juta rupee kepada negara. — Rahmady menambahkan bahwa keberhasilan penegakan rokok ilegal dan minuman beralkohol adalah karena dukungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dan lembaga penegak hukum lainnya, lembaga pemerintah dan masyarakat yang semakin menyadari dampak negatif dari ketentuan ini. Rahmadi menambahkan: “Kerjasama yang baik seperti ini merupakan sinergi adat dan konsumsi dengan aparat penegak hukum lainnya dalam rangka ketertiban dan keamanan nasional.” Sudah terjalin dalam bisnis yang beroperasi secara legal, khususnya dalam bisnis pajak konsumsi. pengaturan. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top