Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai Aceh gagal menyelundupkan 18 ton bawang merah dari Thailand

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH-Gugus Tugas Bea dan Cukai Daerah Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, Pabean Pusat Operasi Tanjung Balai Karimun dan Detasemen Polisi Militer Iskandar Muda (Dempom IM) bekerja sama / I Bea Cukai Lhokseumawe gagal untuk berhasil menyelundupkan upaya Balai Muda (Denpom IM) / I pangkalan militer Lhokseumawe. Thailand Rabu (04/03) di pantai Kuala Kangguy, Provinsi Aceh Utara. Para pejabat menetapkan total 18.432 kilogram bawang merah.

Isnu Irwantoro, kepala fasilitas di Kantor Bea Cukai Daerah Aceh, mengungkapkan jadwal untuk tindakan yang diambil oleh pihak Tim Aksi BERSINAR. “Semua ini dimulai dengan informasi publik, yaitu impor ilegal bawang di daerah Kuala Changji. Tim operasi BERSINAR terus mengunjungi situs tersebut pada Rabu (03/04) pagi. Setelah pemeriksaan, dua truk dan satu van bentuk L300 Fasilitas transportasi darat Indonesia penuh dengan bawang. Dia menjelaskan bahwa meskipun beberapa bawang tidak dimuat, petugas menemukan mereka dalam keadaan menumpuk di tanah sekitarnya. Tuduhannya adalah KM. RENA III di bawah bendera Indonesia dimuat satu jam yang lalu. Dengan informasi ini, patroli bea cukai mengejar perahu motor dan memperbaikinya di pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe untuk penelitian lebih lanjut.

Penulis dibawa ke Bea Cukai Lhokseumawe untuk penelitian lebih lanjut, ”tambah Isnu. “Ini adalah bentuk partisipasi masyarakat yang dapat melindungi produsen bawang dan lingkungan mereka dari penyakit yang disebabkan oleh impor tanaman dan produk mereka, dan meningkatkan daya saing industri nasional dan meningkatkan perpajakan nasional untuk bea masuk dan departemen perpajakan,” Isnu (*) menyimpulkan.

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top