Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Selama pandemi, Bea Cukai Bali Nusra terus melakukan patroli maritim

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM – Bea Cukai Daerah Bali, NTB dan NTT (Bali Nusra) terus memantau distribusi barang ilegal dan berbahaya, Jumat (05/7) terus menangkap Wallace dan Noosa di Bali Patroli maritim rutin di perairan Tenggara. / dua puluh dua). Hendra Prasmono, direktur Biro Bea Cukai Bali Nusra, mengungkapkan bahwa patroli itu untuk mencegah kejahatan penyelundupan maritim. Dia mengatakan: “Semua pihak berkomitmen untuk mengatasi pandemi Covid-19. Bea cukai tidak ingin ada yang memanfaatkan situasi ini untuk diselundupkan, terutama di laut Bali dan Nusa Tenggara.” Dalam melakukan patroli maritim ini, Cukai Bali Nusra menerima bantuan dari petugas patroli bea cukai BC 8004 dari pangkalan fasilitas operasi Tanjung Priok sambil mempertahankan program pencegahan Covid-19. Dia mengatakan: “Pelaksanaan patroli maritim saat ini agak berbeda. Semua anggota kru memakai topeng dan beberapa memakai peralatan lengkap.” Di laut, bea cukai telah menjadi salah satu lembaga yang melakukan tugasnya, terutama dalam mencegah penyelundupan.

Zona Kontrol Bea Cukai Bali Nusra memiliki banyak kerentanan dan mungkin diselundupkan secara pidana. “Dalam patroli kelambu Wallace, produk yang menjadi perhatian adalah Ballpress (pakaian bekas), produk yang dapat mengurangi pajak, kayu dan narkotika yang memasuki wilayah Indonesia melalui laut,” jelas Hendra. Hendra mengatakan bahwa operasi patroli maritim secara teratur dilakukan oleh PSO pabean di berbagai daerah. Ini untuk mencegah masuknya berbagai komoditas terbatas atau terlarang. – “Dia menyimpulkan:” Selain melindungi hak-hak nasional dan menegakkan hukum bea cukai dan konsumsi, patroli maritim juga untuk keamanan dan penyelamatan nasional serta menyelamatkan jiwa manusia untuk mencegah penyalahgunaan barang-barang berbahaya. “*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top