Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Karena operasi BININ, bea cukai dan BNN menghentikan penyelundupan 12 kilogram Shabu dari Malaysia

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi sindrom Covid-19, tim operasi BERSINAR (kelompok anti-narkoba) dari Kantor Regional Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bea Cukai BNN telah berhasil menghentikan penyelundupan internasional meta-amfetamin dari Malaysia-Indonesia (Methylamphetamine) Jaringan Bea Cukai, Aceh Lhokseumawe dari Bea Cukai dan BNN berhasil menghentikan penyelundupan narkotika metamfetamin (metamfetamin) yang diimpor ke Jaringan Pabean Internasional Indonesia-Malaysia, berbobot 12 kg Selasa (24/3).

Perwakilan tim Syahril (28) berhasil menyergap penyerang di rumahnya di Distrik Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Tim menemukan bukti metamfetamin di sekitar rumah pelaku, metamfetamin itu dikemas dalam 12 paket, masing-masing seberat 1 kilogram, dan sepenuhnya ditempatkan di pot biru Jerry yang ditanam di bawah tanah.

Safuadi, kepala Kantor Pabean Daerah Aceh, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi penulis, para pejabat gabungan sedang mempelajari kasus ini. Segera setelah itu, tim berhasil membela tersangka lain dengan inisial M (33) pada Selasa sore (24/3). “Pemuda yang diduga mengendalikan pengiriman ini juga dari Kabupaten Seunuddon, Aceh Utara,”

Menurut informasi yang diperoleh oleh Tim Aksi Bessinal, Jumat (3/20), akan ada pengiriman metamfetamin dari Malaysia ke Indonesia. Melalui Sungai Aceh. Selanjutnya, petugas gabungan terus melakukan patroli maritim pada hari Minggu (22/3), menggunakan dua kapal patroli, yaitu kapal BC 30004 milik Fasilitas Operasi Bea Cukai Tanjung Balai Karimun (PSO) dan kapal BC 15021 milik Kantor Bea Cukai Daerah Aceh. Dua kapal berpatroli di lokasi kapal target. Namun, menurut laporan, kapal mengambil rute lain dan berlabuh di pelabuhan tertentu. Tentara segera pergi ke pantai dekat Seunuddon. Namun, petugas tidak dapat menemukan kapal target dan diduga turun. Selain itu, petugas mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, hingga Selasa (24/3), petugas akhirnya bisa menyergap bukti narkoba di rumah-rumah penjahat di Kabupaten Seunuddon, Aceh Utara.

“Untuk operasi metamfetamin yang diperkirakan bernilai Rp18 miliar, petugas bea cukai bersama Kantor Regional Aceh, Pabean Lhokseumawe dan BNN menyelamatkan setidaknya 240 juta orang dari penyalahgunaan narkoba. Safuadi menambahkan bahwa menurut 2009 Keputusan No. 35 tahun 1991, “Menurut hukum yang terkait dengan narkotika, ancaman hukuman tertinggi dijatuhkan.

Sebelumnya, sinergi bea cukai daerah Aceh, pajak bea cukai dan konsumsi, Kuala Langsa (Kuala Langsa) dan peneliti BNN juga berhasil memperoleh obat-obatan yang berasal dari metamfetamin. 13 Februari 2020, Idi Rayeuk Malaysia di provinsi Aceh Timur berbobot 18,87 kilogram, penumpasan berskala besar yang dilakukan oleh bea cukai dan petugas penegak hukum lainnya membuktikan keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkoba.

Bea Cukai berharap bahwa jika mencurigakan ditemukan Kegiatan, terutama kegiatan mencurigakan terkait perdagangan narkoba ilegal, publik dapat memainkan peran aktif dalam memberi tahu pihak berwenang. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top