Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Dengan dukungan subsidi pajak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk rokok, bea cukai memastikan keamanan miliaran rokok ilegal.

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, telah menaruh perhatian besar pada upaya menghilangkan rokok ilegal. Antara lain, ketentuan 1,5 miliar rupiah dalam subsidi pajak rokok untuk Bea Cukai Jawa Tengah membuktikan hal ini dan bertujuan untuk menegakkan undang-undang pajak konsumsi. Dengan dukungan ini, Bea Cukai Jawa Tengah telah berhasil mengadopsi 24 tindakan pencegahan pada tahun 2020, menindak 6.09 juta rokok ilegal senilai R $ 5,05 miliar dan berpotensi menghemat Rs 4,14 miliar dalam keuangan publik. — Padmoyo Tri Wikanto, Kantor Regional DJBC DIY di Jawa Tengah, mengatakan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat penting dalam upaya menghilangkan rokok ilegal. Padmoyo mengatakan: “Selain memberikan dukungan dalam bentuk hibah, pemerintah daerah juga telah berpartisipasi dalam tindakan penegakan hukum dan sosialisasi masyarakat melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP (Satpol PP) dan lembaga lainnya.” – — Padmoyo berharap bahwa hubungan kolaboratif ini akan terus diselenggarakan, dan di masa depan mengundang pemerintah daerah untuk menggunakan dana untuk membangun zona industri terpadu produk tembakau (integrasi KIHT) untuk berbagi manfaat pajak konsumsi. Pajak Produk Tembakau (DBHCHT).

Hal ini terkait dengan penerbitan peraturan dan Menteri Keuangan Nomor 21 / PMK.04 / 2020 tentang bidang industri produk tembakau. Berkat KIHT terintegrasi, itu harus dapat menyambut dan merangkul pengusaha dan komunitas ilegal. Ini akan menghilangkan rokok ilegal lebih efektif daripada melalui tindakan penegakan hukum.

Investigasi oleh kepala polisi dan bea cukai pusat Mochi Jawa. Arif Setijo Nugroho menambahkan bahwa 102 langkah wajib telah diambil sejauh ini, tetapi beberapa tindakan telah menggunakan hibah pemerintah provinsi Jawa Tengah 24 kali. Arif berkata: “Berhasil menyebabkan hilangnya Rs 6,75 crore ke negara,” ia menyelidiki sebuah truk di Jalan Raya Demak-sebuah truk di Sayung, Demak, Semarang, Jawa Tengah. 259.200.00. Pemeriksaan lebih lanjut di Bea Cukai Semarang, “Arif menyimpulkan. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top