Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pajak Madura menghancurkan 6,2 juta rokok tembakau ilegal

In: Bea Cukai

Negara Pakakasan TRIBUNNEWS.COM-Untuk melindungi masyarakat dan menciptakan perlakuan yang adil bagi industri rokok, Bea Cukai Madura sekali lagi menghancurkan rokok ilegal yang telah menjadi milik negara (BMN) pada 20 November 2018. Pada 27 Februari 2019, ada 6,2 juta rokok yang tidak memenuhi pajak konsumsi, dan potensi kerugian negara mencapai Rs 3 crore. Peredaran rokok Madura yang merajalela juga tersebar di mana-mana kecuali Jawa.

– “Prestasi ini adalah manifestasi yang jelas dari sinergi antara Bea Cukai Madura dan petugas penegak hukum lainnya mengurangi volume transaksi rokok ilegal. Ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memberikan pangsa pasar kepada organisasi komersial. Mengamati dan mematuhi yang berlaku Peraturan untuk pemain, “kata Yanur.

Dia juga menjelaskan bahwa selama 2019, berbagai tempat telah melakukan serangkaian tindakan ilegal terhadap tembakau. Di area kerja bea cukai Madura. Jumlah penuntutan di departemen pajak konsumsi adalah 6.839.598 rokok, yang dapat merusak negara Rp. 2.512.843.500 dan mesin rokok sedang memberikan kesaksian di pengadilan. Cara ilegal adalah bahwa rokok tidak menuntut pajak konsumsi (sederhana).

Seperti halnya Madura, sinergi dengan pemerintah daerah di empat wilayah di pulau ini juga sangat penting, harus bekerja sama untuk memberikan pendidikan dan pemahaman bagi masyarakat luas di daerah terpencil, agar dapat berpartisipasi dalam pekerjaan mendukung kebiasaan untuk berhenti Jumlah rokok ilegal – Selama proses penuntutan, empat tersangka kriminal dibawa ke tempat yang aman. Yanur mengatakan: “Satu orang telah dihukum atau sudah menjalani hukumannya, dua tersangka sedang diadili, dan satu orang masih dalam penyelidikan.” (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top