Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Tim kontrol dan investigasi bea cukai berhasil mengurangi kerugian negara sebesar 48,5 juta rupee

In: Bea Cukai

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Melalui tim aplikasi dan investigasi (P2), Bea Cukai melakukan operasi pasar di tiga wilayah berbeda, yaitu Tanjung Balai Karimun, Gresik, dan Cirebon. Operasi pasar ini bertujuan untuk memantau aliran produk olahan tembakau lainnya (HPTL) seperti vape cair, rokok, dan alkohol ilegal. Dalam operasi ini, bea cukai berhasil memperoleh 1071 botol MMEA tanpa pajak konsumsi dan 63 prangko pajak konsumsi yang tidak digunakan , 222 botol cairan vape dan 106.800 rokok ilegal dari berbagai merek. Melalui pajak bea cukai dan konsumsi, total nilai barang diperkirakan 108.936.000 Rp, dan mereka berhasil menghindari kerugian sebesar 48.594.000 Rp.

Dalam pengoperasian pasar ini, tim P2 bersosialisasi dengan penjual untuk selalu menjual produk dengan pajak cukai ditambahkan. -Direktur pabean internasional dan antarlembaga R Syarif Hidayat mengatakan bahwa operasi pasar semacam ini bertujuan untuk mengurangi sirkulasi ilegal rokok secara nasional. “Melalui operasi pasar yang berkelanjutan, saya berharap bahwa penjual dan masyarakat Indonesia akan meningkatkan kesadaran dan pendidikan mereka dalam mematuhi produk-produk terlarang tertentu. Tujuannya adalah untuk mengurangi sirkulasi ilegal. Syarif mengatakan:” Produk-produk ini nantinya akan digunakan oleh negara-negara di bidang pajak konsumsi Optimalisasi pajak berdampak.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat, bea cukai terus bekerja keras untuk melakukan operasi pasar dan mengambil tindakan di berbagai daerah untuk mengurangi peredaran barang ilegal atau barang konsumsi di masyarakat. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top