Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Masa pandemi tidak menghalangi bea cukai dan pajak konsumsi Tanjung Perak untuk menghapus peredaran obat-obatan narkotika

In: Bea Cukai

Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Sebagai salah satu instansi yang berwenang terkait dengan pengangkutan barang dari dan ke Indonesia, Bea Cukai Negara Tanjong Perak bertanggung jawab untuk mengawasi dan selalu mengambil tindakan terhadap barang berbahaya dan ilegal, bahkan saat terjadi pandemi Covid-19. Bea Cukai Tanjung Perak (Aris Sudarminto) menyatakan dalam dua bulan terakhir, Bea Cukai Tanjung Perak berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) melalui pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. mencoba. – “Empat kasus penyelundupan telah tercatat. Narkotika jenis metamfetamin berhasil dideteksi, dan jumlah barang yang diproduksi oleh penuntut telah mencapai 12,8 kg.”

Pada kasus pertama, Bea Cukai Negara Tanjong Perak berhasil ditemukan Diduga menyelundupkan narkoba sabu yang berat totalnya 1.893 kg.

Selain itu, pada 14 Agustus 2020, penyelundupan narkotika sabu kembali diblokir, dengan total berat 1.562 kg.

Empat hari kemudian, Bea dan Cukai Tanjung Perak kembali menggagalkan kegiatan penyelundupan narkotika sabu pada 18 Agustus 2020, dengan total bobot 6.874 kg dan 2.545 kg. -Dalam empat kasus ini, 5 tersangka perdagangan narkoba dilindungi dan dikoordinasikan dengan polisi pelabuhan. Negara Bagian Tanjong Perak menyerahkan bukti. Aris menambahkan, tersangka diduga melanggar UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. obat. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top