Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Pandemi tidak akan menghalangi Bea Cukai Bogor untuk mendorong perusahaan di daerah pabean untuk mengekspor produk dalam negeri

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Bogor mengekspor alat penjernih udara tersebut (19/08) didampingi PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP). Kali ini, 1.830 kotak atau 5.490 unit pembersih udara dikirim ke Amerika Serikat. -PT SCNP Operations Director Shirly Effendy mengatakan: “Ekspor pembersih udara ini merupakan salah satu bentuk pengembangan produk SCNP dan strategi perluasan pasar untuk pasar global. Strategi ini merupakan bagian dari komitmen SCNP untuk mendukung rencana dan kebijakan pemerintah. Guna menyingkirkan Situasi ekonomi terdampak pandemi Covid-19, ”ujarnya. -PT SCNP adalah produsen berbagai merk / produk elektronik rumah tangga (peralatan rumah tangga). -Philips (Philips) serta perusahaan dan pabrikan terkenal lainnya yang dapat memproduksi dan mendistribusikan merek mereka sendiri, termasuk turbin (blender, kipas angin, kompor gas, panci besi) dan pabrikan peralatan asli OEM (OEM) di tingkat nasional dan internasional. -Pabrik SCNP di Cileungsi meliputi area seluas 85.711 meter persegi dan area seluas 32.945 meter persegi. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT SCNP menerapkan protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19. Perusahaan ini telah berproduksi sejak 1980-an dan berkomitmen untuk melanjutkan produksi bahkan jika terjadi pandemi. Tatang Yulianto, Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, mengatakan: “Sukses adalah semangat kerjasama antara pengusaha dan birokrat untuk mengembangkan industri sehingga 119 peti kemas dapat diproduksi dalam 5 bulan terakhir.” — Dalam penyelenggaraan penyedia jasa komersial dan Dalam fungsi pendampingan industri, pihak bea cukai akan selalu memberikan pendampingan secara terus menerus dan akan mencari alternatif solusi bagi setiap perusahaan di daerah pabean. Akhirnya mencegah Covid-19 melalui produk murni. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top