Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai Sabang dan Bea Cukai Sinte memusnahkan barang haram senilai miliaran rupiah

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus melakukan tindakan sekaligus melindungi industri dalam negeri dan masyarakat dari masuknya barang ilegal. Salah satu bentuk pelacakan barang tersebut adalah dengan memusnahkan barang yang ditangkap dengan status Barang Milik Negara (BMN).

Sejak Badan Penegakan Pajak Bea dan Konsumsi Sabang memusnahkan BMN pada semester I tahun 2020 tahun 2018, pihaknya bekerjasama dengan beberapa instansi di Kota Saban untuk melaksanakannya pada Selasa (30/6).

Hanif Adnan Zunanto, Kepala Kantor Bea Cukai Sabang, mengungkapkan ada 2.940 batang rokok dan gula yang dimusnahkan. Perkiraan nilai BMN adalah Rp 11.644.000. Hanif menjelaskan, rokok yang berhasil diblokir dan ditindak oleh Bea Cukai Sabang adalah rokok yang beredar di Kawasan Bebas Sabang. Tidak ada stempel pajak konsumsi dan tidak ada label Kawasan Bebas Khusus Sabang yang tertera pada bungkus rokok. Sedangkan gula yang didakwakan merupakan hasil tindakan pihak lain, dengan tujuan mengangkut gula keluar dari Kawasan Bebas Sabang tanpa pemberitahuan bea cukai yang sah.

“Terus bekerjasama dengan instansi dan komunitas terkait, kami akan terus mengatakan:” Terus bekerja keras mengawasi masuknya barang ilegal dan pelepasan yang terbaik dan profesional, sehingga bea cukai akan semakin baik! “19,” kata Kantor Pabean Sintete bahwa barang-barang tersebut dimusnahkan sebelum dipotong, dipukuli, dibuang dan dibakar sampai habis. DMN menyatakan, pemusnahan BMN ditangkap pada saat operasi kargo yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Aruk dan selama pengoperasian pasar wilayah kerja yang meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas. Danny menyimpulkan, ini sebagai bentuk perlindungan bagi industri dalam negeri dan bentuk transparan untuk menghindari pelacakan hasil tangkapan. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top