Loading the content... Loading depends on your connection speed!

Bea Cukai sekali lagi memastikan keamanan jutaan rokok ilegal

In: Bea Cukai

TRIBUNNEWS.COM-Terus memajukan aksi pemberantasan rokok ilegal.Pada tahun 2020 mendatang, bea cukai berbagai kawasan pengawasan kembali berhasil memastikan keamanan total jutaan rokok ilegal yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Bea Cukai Bandar Lampung bekerja sama dengan TNI dan Polri (Nam Tenphong) Sabtu Selatan Hulu untuk memeriksa truk-truk di Pelabuhan Bakohni. Direktur Bea Cukai Lampung Esti Wiyandari (Esti Wiyandari) berhasil menggugat petugas bea cukai dan pajak konsumsi pada pukul 01.20 WIB di hari kejadian pada hari sebelumnya truk tersebut, menurut informasi publik. Ia menambahkan, total nilai komoditas tersebut sekitar Rp. 750.720.000, potensi kerugian total negara Rp. 334.880.000 .

Semua bukti gugatan dibawa ke Kantor Bea Cukai Kota Lampang untuk dipelajari lebih lanjut.

Selanjutnya, Badan Bea dan Cukai Pajak menerima 1.700 batang rokok selama operasi Gempur dari 28-30 Juli, dengan total kerugian 796.000 rupiah. Karenanya, pada Juli 2020, jumlah rokok yang ditangkap secara ilegal dari konsumsi pabean Meulaboh meningkat hingga puluhan ribu, dengan potensi kerugian nasional melebihi Rp 70 juta. Juli 2020. Total kerugian nasional akibat pendudukan berjumlah Rp 280.744.100. -Poin utama menjual rokok ilegal tanpa stempel pajak konsumsi.

Tindak lanjut dari kasus-kasus tersebut masih dalam tahap penelitian lanjutan di Pabean Malang. Latif mengatakan: “Kami tidak akan segan-segan memberikan informasi tentang keberadaan rokok ilegal, dan masyarakat dapat berperan aktif dalam membantu kami memerangi peredaran rokok ilegal.”

Sedangkan adat Gidiri Berhasil mengamankan 124.656 batang rokok tanpa pajak konsumsi. Hingga Senin (3/8), total nilai barang diperkirakan mencapai 111,5 juta rupiah. -Susanto Prihartono, Kepala Divisi Mekanisme Penyelenggaraan Pajak Bea dan Konsumsi Kediri, menjelaskan pihaknya telah mendapatkan informasi tentang apa yang disebut peredaran rokok ilegal dari masyarakat saat melakukan operasi tersebut. . Susanto mengatakan: “Petugas juga secara acak mendatangi beberapa toko dan kios untuk mengecek rokok yang dijual di pasar.” -Tim Bea Cukai Kediri tidak hanya melakukan tindakan, tetapi juga menyadarkan para pengecer rokok akan ciri-ciri rokok ilegal, yaitu stempel cukai, dengan Rokok dengan stempel cukai yang berbeda, rokok dengan stempel cukai, dan rokok dengan stempel cukai palsu. », Susanto berharap. (*)

By: admin
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentName required Email required Website

Back to top